Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia Terparah Sepanjang Sejarah


Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki begitu banyak kawasan hutan. Namun, hal tersebut tampaknya akan sia-sia jika kebakaran hutan dan lahan terus melanda.

Ironisnya, kebakaran hutan tampaknya telah menjadi bencana tahunan yang terus terjadi di berbagai belahan dunia. Meskipun kebakaran hutan terjadi di alam liar, tetapi juga dapat menghanguskan rumah-rumah serta lahan pertanian yang ada di sekitarnya.

Umumnya, penyebab terjadinya kebakaran hutan adalah petir, ulah manusia, serta pembakaran. Sejarah mencatat beberapa fenomena kebakaran hutan terparah di Indonesia, antara lain :

1. Kebakaran Hutan Tahun 1982-1983

Fenomena ini menjadi peristiwa kebakaran hutan dan lahan untuk pertama kalinya di Indonesia di abad ke 20, tepatnya di tahun 1982-2983. Kejadian tersebut setidaknya menghanguskan sekitar 3, 6 juta ha lahan hutan.

Kalimantan Timur menjadi daerah terparah dalam peristiwa tersebut. Kebakaran ini disinyalir terjadi karena perubahan struktur vegetasi akibat dari pembalakan kayu. Diperkiran total kerugian dalam kejadian tersebut mencapai US$ 9 miliar.

2. Kebakaran Hutan Tahun 1997

Selanjutnya, peristiwa yang melanda Indonesia pada tahun 1997 hingga 1998 menjadi salah satu catatan terparah dalam sejarah kebakaran hutan. Pasalnya, kebakaran tersebut disinyalir karena peladangan tebang bakar dan juga fenomena el Nino yang membuat cuaca kering dan kemarau berkepanjangan.

Dilansir dari ENSO dalam CIFOR Occasional Paper, disebutkan bahwa sekitar 9.75 ha lahan hutan terbakar selama peristiwa ini. Kabut asap menyelimuti selama beberapa bulan di berbagai daerah, termasuk negara lain, seperti Singapura, Thailand, Malaysia, bahkan Brunei, Filipina, dan Vietnam. Kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan mencapai US$4,47 miliar.

3. Kebakaran Hutan Tahun 2015

Peristiwa ini disebut sebagai kebakaran hutan terparah dalam sejarah. Peristiwa yang menyebabkan terbakarnya lahan hingga 2,6 juta ha ini memang sangat memilukan dan membuat perekonomian Riau lumpuh. Tak hanya itu, wilayah lain disekitarnya juga turut merasakan imbasnya.

Parahnya lagi, peristiwa tersebut menewaskan puluhan orang serta ribuan lainnya terkena ISPA, asma, serta penyakit akibat kabut asap. Bank Indonesia merilis laporan yang menyebutkan akibat dari peristiowa kabut asap tersebut, Indonesia mengalami kerugian sekitar US$16 miliar.

Robert field, seorang peneliti asal Colombia University yang bekerja untuk NASA juga menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran tahun 2015 ini serupa dengan yang terjadi di tahun 1997 dan menjadi bencana kabut asap terparah.

Diketahui bahwa perusahaan-perusahaan tertentu yang berkaitan dengan perkebunan kelapa sawit membuka lahan dengan cara membakar lahan. Secara tak langsung, kita juga telah turut ambil andil dalam peristiwa tersebut, terutama ketika memakai produk yang berhubungan dengan kelapa sawit.

Nah, itulah deretan fenomena kebakaran hutan terparah yang pernah terjadi di Indonesia. Kita sebagai manusia sebaiknya lebih berbenah diri untuk lebih aware terhadap isu lingkungan agar tidak ada lagi kejadian serupa di waktu yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioma Taiga | Pengertian, Ciri-Ciri dan Ekosistem

Taman Wisata Alam | Pengertian, Kriteria, dan Manfaat

Mengenal Hutan