Mengenal Hutan Homogen, Pengertian, Ciri, Manfaat, serta Contohnya


Sebagian besar masyarakat tentu mengenal bahwa hutan merupakan kumpulan dari pepohonan yang jumlahnya banyak dan letaknya saling berdepetan satu sama lain. Namun, tahukah Kamu bahwa ternyata hutan juga terbagi atas jenis pohonnya.

Menurut jenis pohonnya hutan terbagi menjadi 2 bagian, yakni hutan homogen dan hutan heterogen. Nah, kali ini kita akan membahasa mengenai hutan homogen, simak sampai habis ya!

Apa Itu Hutan Homogen?

Hutan homogen adalah salah satu penggolongan hutan berdasarkan jenus pohonnya. Istilah homogen diketahui berasal dari bahasa latin yaitu “homos” yang berarti sama dan “genos” yang berarti jenis.

Jadi, secara etimologi hutan homogen merupakan hutan yang terbentuk dari pohon yang berjenis sama. Vegetasi hutan homogen cenderung terbentuk dari satu jenis pohon.

Ciri-Ciri Hutan Homogen

1. Keragaman genetik yang rendah

Dikutip dari Scientific American, hutan homogen memiliki keragaman genetik yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis hutan lain. Hal tersebut karena hutan homogen cenderung terbentuk hanya dari satu jenis pohon saja. Sekitar 80 persen hutan homogen terdiri dari satu spesies pohon. Berarti, hanya sekitar 20 persen vegetasi hutan saja yang beraneka ragam. Sisanya, memiliki genetik yang sama karena merupakan satu spesies.

2. Memiliki fungsi tertentu

Hutan homogen dapat terbentuk di alam secara alami, namun juga dapat dibuat dengan bantuan manusia. Hutan homogen biasanya dimanfaatkan untuk fungsi tertentu misalnya untuk penghijauan dan keperluan industri.

Pepohonan yang ditanam di hutan dengan tujuan industri, biasanya pohon-pohon yang bisa dimanfaatkan untuk industry tersebut. Sebagai contoh, pada industri kertas pohon-pohon yang ditanam biasanya adalah pohon ekaliptus.

Manfaat Hutan Homogen

Sama sepertri jenis hutan lain, hutan homogen juga memiliki  manfaat bagi kehidupan seluruh makhluk hidup. Beberapa manfaat hutan homogen diantaranya, yakni:

Sebagai sumber bahan pokok dari konstruksi bangunan, seperti rumah, jembatan, gedung, kapal/ perahu. Hal ini tentu saja diperoleh dari kayu dari pohon- pohon di hutan tersebut.

  • Sebagai sumber/ bahan pembuat perabotan rumah tangga/ mebel.
  • Sumber pangan bagi makhluk hidup lainnya
  • Sebagai rumah dari berbagai macam binatang
  • Sebagai sumber pendukung fasilitas pendidikan
  • Sumber bahan bakar
  • Sumber oksigen
  • Sumber pendapatan
  • Sumber obat- obatan alami
  • Pengatur sistem tata air
  • Mengontrol iklim yang ada di wilayah sekitarnya (baca: iklim di Indonesia)
  • Mengontrol tingkat panas Bumi
  • Sebagai laboratorium dari plasma nutfah
  • Sumber pendukung berbagai macam industri
  • Sebagai tempat rekreasi.

Contoh Hutan Homogen

Seperti yang telah dijelaskan diatas, hutan homogen merupakan hutan yang dihuni oleh pepohonan yang memiliki jenis yang sama. Adapun contoh hutan homogen yaitu:

1. Hutan pinus


Hutan pinus merupakan hutan yang ditumbuhi oleh satu jenis pohon saja, yakni pohon pinus. Pohon pinus ini merupakan pohon yang sangat bermanfaat. Pohon pinus mempunyai ciri- ciri seperti tumbuh teratur dengan batang pohon yang tegak dan menjulang tinggi. Pohon  pinus ini biasanya digunakan sebagai bahan pembuat kertas. Selain itu, pohon pinus juga sangat bagus untuk dijadikan Kawasan wisata.

2. Hutan jati


Hutan jati merupakan hutan yang dominan ditumbuhi oleh pohon- pohon Jati. Hutan jati ini merupakan salah satu hutan homogen yang paling tua di Jawa dan di Indonesia. Hutan jati ini merupakan jenis hutan yang paling baik pengelolaannya. Pohon jati memiliki ciri- ciri khusus, seperti:

  • Perakaran dalam dengan tipe tunggang
  • Batang monopodial (hanya memiliki satu batang yang pokok saja)
  • Tipe percabangan adalah arah tegak ke atas
  • Mempunyai tipe daun tunggal
  • Duduk daun berseling- seling

3. Hutan cemara


Hutan cemara merupakan salah satu jenis hutan yang mayoritas ditumbuhi oleh pohon cemara. Pohon cemara merupakan salah satu pohon yang sangat bermanfaat dan sering digunakan oleh manusia untuk berbagai hal.

Cemara adalah salah satu pohon yang banyak tumbuh di belahan Bumi bagian selatan, terutama di wilayah tropis. Maka dari itu, tak heran jika Indonesia juga banyak ditumbuhi pohon ini. Ada banyak sekali manfaat dari pohon cemara yang bisa diambil oleh manusia. salah satu manfaat yang paling besar, pohon cemara dipilih sebagai pohon Natal bagi umat Nasrani

4. Hutan akasia


Hutan akasia merupakan hutan yang ditumbuhi mayoritas oleh pohon- pohon akasia. Pohon akasia termasuk pohon yang sangat indah dengan batang yang tumbuh tegak dan bentuk daun yang menyirip.

Pohon akasia ini juga mempunyai bunga, dan bunga yang dimiliki oleh pohon akasia ini beraneka ragam warna, seperti ungu, putih, dan lain sebagainya. Hutan akasia memang menjadi salah satu hutan yang dibuat untuk tujuan terentu, yakni industri.

Nah, itulah seputar informasi mengenai pengertian, ciri-ciri, manfaat, serta contoh hutan homogen. Penting buat kita ingat, apapun jenis hutannya, menjaga hutan sangat penting dilakukan guna keberlangsungan hidup manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioma Taiga | Pengertian, Ciri-Ciri dan Ekosistem

Taman Wisata Alam | Pengertian, Kriteria, dan Manfaat

Mengenal Hutan