Fakta Bunga Matahari


Bunga matahari merupakan tanaman introduksi yang berasal dari daerah Amerika. Bunga ini memiliki keindahan pada kelopaknya yang menghadap ke atas, itulah mengapa orang-orang menyebutnya bunga matahari.

Bunga ini biasa disebut sunflower, tidak hanya memiliki bentuk mirip dengan matahari, tetapi pertumbuhannya juga sangat bergantung pada intensitas sinar matahari. Selain bermanfaat untuk menghasilkan snak, bunga ini juga dimanfaatkan sebagai penghias taman dan sebagainya.

Bunga ini mampu hidup di daerah subtropis maupun tropis, bahkan pada ketinggian hingga 1.500 mdpl. Tanaman ini mampu tumbuh hingga 1 sampai 3 meter tergantung varietas, memiliki batang yang tebal dan kuat.

Baca juga: bahaya vape atau rokok

Taksonomi

Bunga ini termasuk tumbuhan dikotil karena memiliki satu pasang kotiledon di dalam bijinya. Oleh sebab itu, bunga ini masuk ke dalam kelas magnoliopsida.

Berikut adalah sistem klasifikasi atau taksonomi dari tumbuhan panghasil kuaci biji bunga matahari:

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Magnoliopyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Ordo : Asterales
  • Famili :Asteraceae
  • Genus : Helianthus
  • Spesies : Helianthus annuus L

Tumbuhan ini baik pada ketinggian tempat 200-1500 mdpl dengan intensitas pencahayaan penuh, memiliki kelembaban udara 70-90%, temperature 15-30 derajat celcius.

Secara umum, siklus yang dibutuhkan dari proses perkecambahan hingga panen selama 120 hari. Biji bunga ini dapat dipanen waktu berumur 125 sampai 130 hari.

Batang Bunga Matahari

Batang bunga ini berbentuk bulat dan memiliki tekstur bulu halus. Meski termasuk batang perdu, namun batang tersebut cukup kuat. Pertumbuhan batang cenderung membengkok mengikuti arah datangnya cahaya matahari.

Pembengkokan tersebut terjadi karena adanya penguraian hormone auksin atau hormone pemanjangan pada area batang. Hormone auksin pada bagian yang terkena sinar matahari akan mengalami hambatan pertumbuhan, sehingga batangnya cenderung memendek. Dengan begitu bagian yang tidak tertimpa cahaya lebih panjang sehingga menyebabkan batanya bengkok.

Akar Bunga Matahari

Tidak jauh berbeda dengan ukuran batangnya, ukuran akar bunga ini tidak begitu besar namun kuat. Akar bunga ini memiliki tekstur halus dan lebat. Sistem perakarannya mampu menembus tanah dengan sangat dalam. Pertumbuhan akarnya mendatar dan mampu tumbuh mencapai kedalam tiga sampai dengan empat meter.

Baca juga: olahan semangka

Daun Bunga Matahari

Tumbuhan bunga matahari memiliki daun berjenis tunggal yang berbentuk menyerupai jantung, ukuran daunnya rata-rata sepanjang 15 cm dan lebar 12 cm. daun tersebut tumbuh pada pokok batang yang agak keras dan mempunyai tangkai sebagai penghubung. Ukuran tangkainya cukup panjang dan terletak sama seperti tangkai tempat tumbuhnya bunga.

Bunga Matahari

Bunga yang dimiliki tanaman ini masuk ke dalam kelompok bunga majemuk dengan kelopak bunga berukuran besar berjumlah puluhan. Selain itu ada juga kelopak bunga berukuran kecil yang terletak berada di bagian dalam dan jumlahnya mencapai angka ribuan. Kedua kelopak tersebut berwarna kuning terang dan berbentuk seperti pita.

Biji Bunga Matahari

Biji bunga ini memiliki tekstur kulit keras. Bagian luarnya berbentuk pipih dan memanjang dengan warna antara abu-abu hingga agak kehitaman. Sementara itu, pada bagian dalamnya terdapat biji yang bisa dikonsumsi. Biji inilah yang nentinya diolah untuk menjadi cemilan kuaci.

Nah, itulah beberapa fakta tentang bunga matahari, semoga bermanfaat ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioma Taiga | Pengertian, Ciri-Ciri dan Ekosistem

Taman Wisata Alam | Pengertian, Kriteria, dan Manfaat

Mengenal Hutan