Fakta menarik Bunga Bangkai


Bunga bangkai yang bernama latin amorphophallus titanum adalah sebuah tumbuhan dari suku talas-talasan endemik dari Sumatra, Indonesia.

Bunga ini memiliki aroma busuk seperti bau bangkai. Selain itu, bungai bangkai memiliki tubuh tumbuhan yang sangat besar jika dibandingkan dengan beragam jenis bunga lainnya, bahkan disebut-sebut sebagai bunga tertinggi di dunia.

Fakta Unik Bunga Bangkai

Beraroma Busuk Menyengat

Bunga ini memiliki tampilan yang sangat cantik dan anggun. Namun di waktu tertentu, bunga dengan nama latin Amorphophallus ini dapat mengeluarkan bau bangkai yang menyengat. Maka dari itu, bunga ini akrab disapa dengan nama bunga bangkai.

Memiliki Banyak Spesies

Bunga ini terdiri dari 170 spesies yang tersebar di seluruh wilayah tropis dan subtropis. Di Indonesia sendiri, ada 25 spesies yang tumbuh. Bunga ini pertama kali ditemukan pada tahun 1878 di pulau sumatera oleh seorang ahli botani asal Italia.

Meski habitat alaminya adalah Pulau Sumatera, beberapa bunga bangkai jenis ini diketahui telah ditanam dan dibudidayakan di beberapa tempat di luar Pulau Sumatera, bahkan luar negeri, guna kepentingan konservasi dan penelitian.

Ukuran Bunga

Bunga bangkai ini dapat tumbuh setinggi tiga meter dengan lebar bunga sekitar empat meter. Bunga bangkai tertinggi pernah ditemukan dengan ukuran 3,1 meter.

Tanaman Endemik

Diantara 25 spesies yang tumbuh di Indonesia, 18 diantaranya bersifat endemic. Endemic sendiri adalah keberadaanya spesies yang unik di suatu wilayah dan tidak ditemukan di wilayah lain.

Lama Tumbuh dan Mekar

Tanaman ini mampu tumbuh hingga mencapai 40 tahun lamanya. Tumbuhan ini jarang sekali mekar, yakni hanya 7 sampai 9 tahun sekali. Dan ketika mekar, waktunya hanya sebentar, yaitu sehari hingga dua hari saja.

Cara Tumbuh

Bunga bangkai mengalami 2 fase dalam hidupnya yang muncul secara bergantian dan terus-menerus, yaitu fase vegetative dan generative. Selama fase vegetative, di atas umbi akan muncul batang tunggal dan banyak daun. Secara keseluruhan, mirip pohon papaya.

Pada fase generative, bunga ini akan membentuk dirinya seperti bunga bangkai. Ukurannya bisa menjadi lebih pendek ketimbang fase vegetative. Saat bunga bangkai ini layu, jika kondisi habitatnya memungkinkan, ia akan kembali mengulangi siklus hidupnya yakni atas umbi bunga banngkai yang sudah mati dapat tumbuh bunga bangkai yang baru.

Bentuk Tubuh

Bunga bangkai sebenarnya terdiri atas ribuan bunga kecil yang tumbuh pada batang yang sama yang dibungkus oleh spathe atau seludung bunga. Spathe ini merupakan bentuk modifikasi dari daun.

Jadi, bunga bangkai bukan tumbuhan berbunga tunggal, melainkan jenis tumbuhan berbunga majemuk. Bagian yang menjulang (tongkol atau spadix) pada bunga tersebut sebenarnya terdiri dari koloni bunga kecil.

Sebagai jenis tanaman umbi, titan arum tentunya juga memiliki umbi atau batang penyimpanan di dalam tanah. Umbi titan arum yang biasa disebut corm ini bisa tumbuh besar hingga mencapai berat 75 kilogram hingga 113 kilogram.

Namun saat ini, jumlah bunga ini semakin sedikit habitatnya karena masyarakat kerap terganggu dengan bau bunga ini sehingga merek memotongnya.

Itulah beberapa fakta tentang bunga bangkai yang bisa kamu peroleh.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioma Taiga | Pengertian, Ciri-Ciri dan Ekosistem

Taman Wisata Alam | Pengertian, Kriteria, dan Manfaat

Mengenal Hutan