Fakta Unik Bunga Bougainville (Bungan Kertas)


Bunga bougainville atau bugenvil atau dikenal juga bunga kertas merupakan tanaman bunga yang berbunga setiap tahun. Tanaman yang berasal dari Amerika Selatan ini memiliki banyak varian warna yang cantik, dari putih, krem, pink, ungu, oranye, hingga dua warna.

Tanaman bunga bugenvil tumbuh subur di daerah subtropis dan tropis di seluruh dunia. Bunga ini biasanya tumbuh di halaman atau kebun di rumah. Keberadaanya mampu membuat mempercantik bangunan, dinding, pagar, juga teras rumah. Rupanya, di balik  keindahannya, bunga bugenvil menyimpan banyak fakta menarik. Apa saja? selain itu kamu bisa membaca biodata park seo joon dan manfaat buah lingonberry.

Ciri-Ciri Bunga Bougenville

Bunga bougenville memiliki ciri khusus di mana terdapat batang yang keras dan berduri tajam serta bercabang-cabang. Biasanya batang bunga bougenville ini memiliki tinggi kurang lebih 5 hingga 15 meter.

Sedangkan, daunnya merupakan daun tunggal yang bertangkai dan duduk berhadapan serta memiliki bentuk daun yang bulat dan ada juga yang berbentuk elips dengan ujung daun yang runcing dengan sisi yang sama.

Panjang daunnya sekitar 4-10 cm dan lebarnya adalah 2-6 cm.Bunganya memiliki bentuk yang kecil dan memiliki 3 kelopak dan di setiap satu bunga ini, pasti memiliki daun pelindung dengan ukuran yang besar.

Bunga ini sangat tipis, maka tak heran jika sering disebut-sebut sebagai bunga kertas.Biasanya bunga bougenville ini akan menggugurkan daun-daunnya ketika sedang berbunga.

Dengan begitu, Kamu hanya akan melihat bunga saja dan dilengkapi dengan daun pelindung.

Bunga ini memiliki banyak warna sesuai dengan jenisnya, ada yang berwarna merah, merah muda, kuning dan ada juga yang berwarna putih.

Mudah Merambat

Bunga kertas adalah penanam yang kuat dan produktif serta tumbuh dengan mudah dari stek. Stek bisa tumbuh hijau atau berkayu. Untuk menumbuhkan bugenvil baru dari potongan, tempatkan potongan yang panjangnya setidaknya enam inci ke dalam tanah yang lembab.

Untuk mempercepat pertumbuhan, gunakan bubuk hormone perakaran pada ujung stek yang dipotong sebelum ditanam di tanah.

Bunganya Berada di Dalam

Bagian bugenvil yang berwarna-warni dan mencolok sebenarnya bukanlah bunganya. Ini adalah bracts berwarna-warni, yang mengelilingi bagian bunga.

Bunga bugenvil sebenarnya adalah berada di dalam bagian warna-warni tersebut, yakni berbentuk bunga putih polos kecil. Karena bracts sangat berwarna-warni, banyak orang bahkan tidak pernah menyadari bahwa ada bunga kecil di tengahnya.

Menyukai Tanah Kering 

Bugenvil lebih menyukai tanah yang cepat kering dan tidak tahan berada di tanah basah. Akar bugenvil yang halus dapat membusuk ketika terkena basah yang berkepanjangan. Tanaman ini tumbuh paling baik di tanah lempung atau berpasir.

Jika memiliki tanah liat atau tanah yang kaya dan menahan air, campur dengan pasir berkebun atau perlit dengan perbandingan 1:1 untuk memberikan drainase yang tepat.

Tidak Membutuhkan Banyak Air

Bunga bugenvil membutuhkan sangat sedikit air. Jika daerah tempat tinggal Anda hanya mengalami hujan sekali atau dua kali dalam sebulan, tidak perlu menambahkan penyiramanan. Di lokasi kering, bugenvil membutuhkan air secara mingguan atau dua mingguan selama musim semi dan musim atau cuaca panas. Bunga ini juga tidak aktif selama musim dingin dan tidak memerlukan air sama sekali selama cuaca dingin.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioma Taiga | Pengertian, Ciri-Ciri dan Ekosistem

Taman Wisata Alam | Pengertian, Kriteria, dan Manfaat

Mengenal Hutan