Jenis-Jenis Hasil Hutan Bukan Kayu dan Manfaatnya


Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) merupakan seluruh materi biologis termasuk jasa lingkungan yang berasal dari dalam hutan selain kayu.

Hasil hutan bukan kayu umumnya merupakan hasil sampingan dari pepohonan, misalnya getah, kulit, daun, buah, atau berupa tumbuhan-tumbuhan yang bersifat khusus seperti bambu, rotan, dan lainnya.

Pemungutan hasil hutan bukan kayu umumnya merupakan kegiatan tradisonal dari masyarakat yang berada di sekitar hutan, bahkan di beberapa tempat, kegiatan pemungutan HHBK adalah kegiatan utama sebagai sumber kehidupan masyarakat sehari-hari.

Sebagai contoh, pengumpulan berbagai getah kayu seperti getah kayu Agathis, atau kayu Shorea dan lainnya yang disebut damar. Untuk HHBK, tahun 2019 mencatat produksi dari sektor non kayu ini naik secara signifikan yakni sebesar 474.198 ton dari sebelumnya di tahun 2018 yang hanya sebesar 329.633 ton.

Pengertian Hasil Hutan Bukan Kayu

Pengertian hasil hutan bukan kayu tertulis dalam peraturan dan undang-undang sebagai berikut:

• Menurut Peraturan Menteri Kehutanan No 35 tahun 2007, HHBK adalah hasil hutan baik nabati atau hewani serta produk turunan dan budidaya, kecuali produk kayu yang berasal dari hutan.

• Menurut Undang-undang No 41 tahun 1999, HHBK terdiri dari benda-benda hayati yang berasal dari flora dan fauna yang hidup di hutan. Selain itu, HHBK juga meliputi jasa air, udara, dan manfaat tidak langung dari hutan.

Jenis-Jenis Hasil Hutan Bukan Kayu

Jenis Hasil Hutan Bukan Kayu non komersil yang dimanfaatkan secara langsung, antara lain :

• Madu

Madu adalah hasil hutan non kayu yang memiliki banyak khasiat dan telah lama dimanfaatkan oleh manusia. Misalnya madu sumbawa yang mempunyai keistimewaan berupa hasil dari lebah endemik dan nektar dari pohon gaharu hutan.

Selain itu, di hutan Jambi menjadi tempat Orang Rimba tinggal juga terdapat madu istimewa yang disebut madu sialang. Orang rimba umumnya mencampur madu dengan sedikit air di wadah yang terbuat dari bambu.

Madu dikategorikan sebagai hasil hutan non kayu komersil dan non komersil apabila diperjualbelikan.

• Tanaman Obat

Hutan menyimpan berbagai jenis tumbuhan yang berkhasiat di bidang medis dan kesehatan, contohnya tumbuhan purwaceng yang bermanfaat untuk kebugaran pria, serta sambiloto yang merupakan tanaman herba pahit yang memiliki banyak manfaat.

Sama halnya dengan amdu, tanaman obat tergolong sebagai hasil hutan bukan kayu non komersil atau komersil apabila diperjualbelikan.

• Rotan

Rotan merupakan tanaman merambat yang berasal dari keluarga Palmae. Sebagai hasil hutan bukan kayu, rotan di Indonesia mencapai puncak kejayaan ketika mencukupi 85% kebutuhan bahan baku dunia. Komoditas HHBK ini dihasilkan oleh daerah-daerah di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera dan Papua.

Saat ini, penggunaan rotan alami dalam industri kerajinan mulai tergantikan oleh rotan sintetik dari bahan High Density Polythylene (HDPE) yang mempunyai keunggulan, seperti lebih tahan lama, dapat didaur ulang, dan tersedia dalam berbagai warna.

Demikianlah jenis-jenis hasil hutan bukan kayu dan manfaatnya. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioma Taiga | Pengertian, Ciri-Ciri dan Ekosistem

Taman Wisata Alam | Pengertian, Kriteria, dan Manfaat

Mengenal Hutan