Hutan Sekunder: Pengertian, Ciri-Ciri dan Manfaatnya


Hutan memang memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di dunia. Oleh karena itu, sangat di rekomendasikan bagi kita untuk menjaga serta melestarikannya demi keberlangsungan makhluk hidup di masa depan.

Jika kemarin kita sudah membahas hutan primer, maka kali ini kita masuk ke pembahasan Hutan sekunder. Secara garis besar, hutan primer dan hutan sekunder hampir memiliki kesamaan, namun ada sejumlah hal yang membedakannya. Untuk itu, berikut ini kami akan menyajikan informasi seputar hutan sekunder. Simak ulasannya ya!

Pengertian Hutan Sekunder

Hutan sekunder sendiri adalah kawasan atau wilayah hutan primer yang telah berubah akibat dari adanya deforestasi. Hutan Sekunder ada karena tindakan manusia yang merusak dan menebang hutan primer secara sengaja dan tidak sengaja.

Nah, berikut ini adalah beberapa pengertian hutan sekunder menurut beberapa ahli, diantaranya:

1. Menurut Lamprecht (1986), hutan Sekunder adalah hutan yang tumbuh dan berkembang secara alami sesudah terjadi kerusakan atau perubahan pada hutan yang pertama.

2. Menurut Weaver dan Birdsey (1986), hutan sekunder adalah wilayah hutan yang terbentuk karena adanya hasil dari lahan pertanian atau kawasan peternakan yang telah ditinggalkan dan diabaikan. Selain itu hutan sekunder juga merupakan wilayah hutan yang terbentuk karena terjadinya regenerasi wilayah hutan yang awalnya telah di tebang atau terjadi kerusakan karena gangguan alam.

3. Menurut Brown dan Lugo (1990), hutan Sekunder adalah bagian penting dalam sistem ladang yang berpindah sebagai bentuk dari akibat tindakan manusia kepada wilayah hutan. Hutan Sekunder terbentuk karena ada kegiatan pertanian di wilayah hutan, tapi area hutan telah di tebang habis yang tidak termasuk dalam hutan merupakan akibat dari manusia.

4. Menurut Finegan (1992), hutan Sekunder adalah vegetasi berkayu yang berkembang di atas wilayah lahan yang telah diabaikan setelah vegetasi asli telah rusak akibat keterlibatan manusia.

Ciri-Ciri Hutan Sekunder

Sama seperti hutan primer, jenis hutan sekunder juga memiliki ciri-ciri tersendiri yang menjadi pembeda antara keduanya, Seperti:

  • Struktur dan komposisi yang ada pada hutan sekunder tidak hanya tergantung dari tapak hutan, namun juga tergantung dari umurnya.
  • Kawasan hutan tidak berisi pohon jenis niagawi.
  • Hutan sekunder ditumbuhi oleh tegakan muda yang berkomposisi dan memiliki struktur seragam dibandingkan dengan hutan asli primer.
  • Pada awalnya riap pohon besar, namun lambat laun riap pohon mengecil.
  • Batang cenderung bengkok dan cepat gerowong. Hal ini terjadi karena adanya persaingan ruangan dan cahaya sinar yang intensif.
  • Sulit untuk melakukan perencanaan pemasaran hasil hutan. Penyebabnya adalah struktur, riap pohon dan komposisi hutan yang tidak pernah stabil.

Manfaat Hutan Sekunder

Sejatinya kedua hutan ini memiliki manfaat yang sama bagi keberlangsungan makhluk hidup yang ada di bumi. Adapun beberapa manfaatnya yakni:

  • Mencegah dan melindungi dari bencana tanah longsor dan erosi. Hutan memiliki manfaat penting dalam penyerapan air hujan supaya tidak secara langsung diserap oleh tanah, melainkan akan terserap oleh daun dahulu. Di hal lain pula, pepohonan di hutan dapat mengikat butiran tanah.
  • Pohon berfungsi untuk menyimpan, mengatur, sekaligus menjaga persediaan air, yang ditujukan untuk menyeimbangkan kebutuhan saat musim hujan dan kemarau.
  • Pohon juga membantu penyuburan tanah. Hal ini disebabkan, daun yang gugur dari pohon akan jatuh ke tanah dan terurai sekaligus menjadi humus. Humus sendiri adalah unsur hara yang akan mendorong penyuburan dalam tanah.
  • Hutan mengurangi pencemaran udara di bumi. Seperti kita ketahui, pepohonan yang ada di hutan dapat menyerap karbondioksida serta menghasilkan oksigen yang diperlukan makhluk hidup.
  • Hutan untuk sumber ekonomi. Terdapat beberapa jenis hasil hutan yang dapat dimanfaatkan seperti rotan, karet, getah, dan kayu untuk pembangunan. Namun, hal ini harus sesuai dengan pohon yang khusus dan memenuhi kriteria tanpa melakukan deforestasi secara liar.

Demikianlah informasi seputar pengertian, ciri-ciri dan manfaat dari hutan sekunder yang bisa kami sajikan. Semoga ulasan di atas bisa membantumu memahami perbedaan antara hutan sekunder dengan hutan primer.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioma Taiga | Pengertian, Ciri-Ciri dan Ekosistem

Taman Wisata Alam | Pengertian, Kriteria, dan Manfaat

Mengenal Hutan