Mengenal Hutan Primer, Pengertian, Ciri dan Manfaatnya

 

Hutan Primer merupakan hutan yang telah mencapai umur lanjut dan memiliki ciri strukktural tertentu sesuai dengan kematangannya, serta memiliki sifat-sifat ekologis yang sangat unik. Hutan ini, umumnya didiami oleh pohon-pohon besar berumur panjang yang diselingi oleh batang-batang pohon mati yang masih tegak dan kayu-kayu yang sudah rebah.

Pengertian Hutan Primer


Hutan primer adalah suatu kawasan atau wilayah hutan yang terbentuk secara alami atau dengan kata lain, kawasan ini belum tersentuh oleh manusia dalam bentuk penebangan maupun perusakan selama puluhan hingga ratusan tahun.

Berikut ini adalah beberapa pengertian hutan primer menurut para ahli, diantaranya:

1. Menurut Hidayat, et al. (2018), Hutan Primer adalah kawasan atau wilayah hutan yang kondisinya masih utuh dan belum pernah dieksplorasi atau diganggu oleh manusia.

2. Menurut Sehun Endang (2018), Hutan Primer merupakan kawasan hutan yang sama sekali belum menerima gangguan oleh manusia seperti berburu, berkumpul, ataupun penebangan pohon secara individu dalam artian untuk mengambil buah yang tidak berdampak pada kerusakan hutan. Sehingga hal tersebut akan membuat hutan atau pohon kembali tumbuh dengan baik sesuai struktur, fungsi dan bentuknya.

3. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Hutan Primer adalah seluruh kenampakan hutan yang tidak menunjukkan bekas eksplorasi/penebangan/perusakan.

4. Menurut Winarto (2012), Hutan Primer adalah wilayah hutan yang banyak ditempati atau ditumbuhi oleh spesies sekitar, sebagian wilayah tidak tersentuh oleh aktivitas manusia dan proses pertumbuhan kawasan lingkungan hutan tidak mengalami gangguan yang signifikan.

5. Menurut Susetyo (2021), Hutan Primer adalah kawasan hutan yang sudah mencapai umur lanjut dengan ciri struktur yang tepat dengan kematangan sekaligus memiliki sifat ekologis yang menarik. Hutan primer juga biasa dikenal sebagai hutan perawan (virgin forest)

6. Menurut Turubanova et al. (2018), Hutan Primer merupakan penutup pada hutan tropis lembab yang belum terbuka secara penuh dan akan tumbuh kembali.

Ciri-Ciri Hutan Primer


Setelah mengetahui pengertian dari hutan primer, selanjutnya Kamu juga harus mengetahui ciri-ciri dari hutan primer sendiri. Adapun ciri-cirinya, yakni:

1. Hutan Primer memiliki berbagai jenis pepohonan dengan jumlah mencapai 40-80 jenis pohon per hektare. Hal ini disebabkan oleh jumlah batang dari per pohonnya yang sangat sedikit. Perlu diketahui, terdapat 12.000-15.000 jenis hutan alam primer yang ada di Asia Tenggara. Dengan tiap jenis pohon memiliki rata-rata diameter 10 cm ke atas.

2. Beberapa spesies pohon bercampur dan hidup secara individu, tetapi ada pula beberapa jenis yang hidup mengelompok sesuai spesies nya.

3. Memiliki tapak yang beragam, secara struktur maupun jenis. Tapak yang beragam memungkinkan  adanya perbedaan pada struktur dan jenis walaupun lokasinya masih berdekatan.

4. Secara umum, di hutan primer frekuensinya rendah. Namun, tetap mungkin adanya persebaran secara vertikal dan horizontal yang luas.

5. Batang yang mulus hanya beberapa, disebabkan pepohonan besar rata-rata berlubang atau bolong.

6. Persebaran diameter pada pohon memiliki bentuk huruf J terbalik atau disebut sebagai “kurva grafik plenter”. Artinya jenis pohon dengan diameter kecil lebih dominan daripada ukuran besar.

7. Hutan primer mempunyai sedikit jenis pohon niagawi, kisaran 0-20%.

8. Sering adanya permudaan atau pemulihan, tetapi permudaan yang terjadi dalam skala kecil. Karena, tidak banyak tumbuhan muda yang bisa memanfaatkan cahaya matahari pada celah hutan yang ada sebab pohon tua yang telah tumbang.

Manfaat Hutan Primer


Seperti yang kita ketahui, hutan memang meliki banyak manfaat bagi keberlangsungan hidup manusia, hewan dan tumbuhan. Berikut ini beberapa manfaat hutan primer bagi kehidupan manusia:
  • Mencegah dan melindungi dari bencana tanah longsor dan erosi. Hutan memiliki manfaat penting dalam penyerapan air hujan supaya tidak secara langsung diserap oleh tanah, melainkan akan terserap oleh daun dahulu. Di hal lain pula, pepohonan di hutan dapat mengikat butiran tanah.
  • Pohon berfungsi untuk menyimpan, mengatur, sekaligus menjaga persediaan air, yang ditujukan untuk menyeimbangkan kebutuhan saat musim hujan dan kemarau.
  • Pohon juga membantu penyuburan tanah. Hal ini disebabkan, daun yang gugur dari pohon akan jatuh ke tanah dan terurai sekaligus menjadi humus. Humus sendiri adalah unsur hara yang akan mendorong penyuburan dalam tanah.
  • Hutan mengurangi pencemaran udara di bumi. Seperti kita ketahui, pepohonan yang ada di hutan dapat menyerap karbondioksida serta menghasilkan oksigen yang diperlukan makhluk hidup.
  • Hutan untuk sumber ekonomi. Terdapat beberapa jenis hasil hutan yang dapat dimanfaatkan seperti rotan, karet, getah, dan kayu untuk pembangunan. Namun, hal ini harus sesuai dengan pohon yang khusus dan memenuhi kriteria tanpa melakukan deforestasi secara liar.

Manfaat dari hutan primer tersebut menjadi penutup pembahasan kita terkait pengertian, ciri-ciri, dan manfaat hutan primer. Perlu diingat, kita sebagai manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga hutan primer agar keberlangsungan hidup manusia, hewan, dan tumbuhan tetap berjalan dengan baik. Semoga bermanfaat

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioma Taiga | Pengertian, Ciri-Ciri dan Ekosistem

Taman Wisata Alam | Pengertian, Kriteria, dan Manfaat

Mengenal Hutan