Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Wisata yang Populer dengan Keindahannya

Hutan ini berada di kawasan Dago Pakar hutan yang awalnya merupakan hutan lindung ini dipersiapkan sebagai hutan wisata atau kebun raya sejak tahun 1963.  Hutan ini di resmikan sebagai hutan rekreasi oleh Ir. H. Djuanda yang namanya diabadikan hingga sekarang.

Salah satu hutan wisata di Indonesia ini memiliki kurang lebih 2500 pohon yang diantaranya adalah hutan Kayu Jati, Cemara Sumatera, Jati Jawa, Mahoni Uganda, Pinus,  hingga Kaliandra.

Nah, supaya lebih mengenal tentang taman hutan raya Ir. H. Djuanda. Simak ulasannya berikut ini.

Flora dan Fauna

Djuanda memiliki vegetasi hutan alam sekunder yang sebagian besar diisi oleh jenis pohon pinus (Pinus merkusii), bambu (Bambusa sp.), Teklan (Euphatorium sp.) dan jenis tanaman lainnya.

Pada tahun 1963 banyak jenis tanaman kayu yang berasal dari luar daerah dan luar negeri ditanam di lahan seluas 30 hektar di sekitar plaza dan gua yang terdiri dari 40 famili dan 112 spesies dengan total pupulasi 2.500 pohon.

Hewan yang tinggal dan hidup di kawasan Tahura Bandung seperti Musang (Paradoxurus herma paproditus), Tupai (Callosciurus notatus), Kera (Macaca insularis) serta berbagai jenis burung seperti Kepodang (Oriolus chinensis), Ketilang (Pycnontus caferaurigaster) dan Ayam hutan (Gallus gallus bankiva).

Obyek Wisata DJuanda

Goa Belanda

Tempat ini adalah salah satu bukti sejarah adanya aktivitas pada masa kolonialisme Belanda. Terdapat sebuah goa yang biasa disebut dengan Goa Belanda.

Goa ini dibangun pada tahun 1918 dab digunakan sebagai tempat prajurit militer bermarkas. Selain itu juga digunaan sebagai penyimpanan senjata, penjara, PLTA, serta pusat komunikasi.

Goa Jepang

Goa Jepang juga menjadi saksi bisu adanya penjajahan di Indonesia. Goa ini merupakan peninggalan Jepang yang kabarnya dibangun pada tahun 1942. Goa ini mempunyai 2 buah pintu dengan 2 saluran udara. Goa ini dibangun pada masa sistem kerja paksa Romusha.

Curug Omas

Curug omas memiliki suasana yang sejuk dengan pemandangan yang indah, kita dapat mencoba datang ke Curug Omas. Curug ini memiliki air terjun dengan ketinggian mencapai 30 meter.

Percikan airnya dapat membuat siapa saja merasa tenang ketika berada di sana. Untuk menuju lokasi curug, jalur paling dekat adalah melalui gerbang taman hutan raya juanda di Maribaya.

Lokasi Wisata Lain

Objek wisata Juanda juga memiliki lokasi wisata lain di beberapa tempat juga yang cukup menarik untuk di kunjungi para wisatawan. Wisatawan dapat pergi ke Curug Lalay, Curug Dago, Tebing Keraton, Monumen Ir. H Djuanda, Penangkaran Rusa dan lain sebagainya.

Demikianlah informasi menarik tentang taman hutan raya Ir. H. Djuanda, wisata yang populer dengan keindahannya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioma Taiga | Pengertian, Ciri-Ciri dan Ekosistem

Taman Wisata Alam | Pengertian, Kriteria, dan Manfaat

Mengenal Hutan